Kamis, 14 Februari 2013

Puisi Pembawa Keranjang Sampah


Tak kau anggap lelah biar lelah
Tetap kau pungut botol-botol sampah
Tak kau peduli kotoran sampah

Telah kau jadikan mata pencaharian
Menjadi kerja harian dan seharian
Hanya tuk kau dapat mengisi perut
Bahkan sesekali nasib tak turut

Tak cukup hasil yang kau dapat
Tak berbuah manfaat
Hanya sempat tuk sebiji nasi
Dan lauk basi
Yang kau peroleh dari hasil keranjang
Yang kau isi ketika terik terang
Ketika panas membakar kulit
Yang sakit

Dan ketika hujan lebat
Ketika reda datang terlambat
Malah basah baju cumpang-camping
Dan dingin datang angin samping

Tak cukup uang dari jerih payah
Hanya sekeranjang sampah
Walau kau bawa ke pelosok pinggir kota
Tak sekali kau dapat harta
Malah malang yang kau derita

Tak cukup uang dari jerih payah
Hanya barang bekas limbah
Yang tak cukup
Tuk hidup
Bahkan tanah tandus
Tempat rumah kecilmu dari kardus

Seandainya relawan
Membelas kasihmu penuh dermawan
Memberi baju-baju layak
Dan rumah tanpa sampah berserak


Karya  : Yayan Aryanto
Judul    : Pembawa Keranjang Sampah

Lihat juga puisi lainnya di sini! Tak kalah menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar